Alasan ini yang Membuat Maverick Vinales bisa ungguli Rossi !
Motorkomen - Rider Yamaha Monster Energy yaitu Maverick Vinales seperti kembali pada level awal musim 2017, di dalam beberapa balapan Motogp terakhir, ia mampu tampil konsisten dengan berhasil meraih satu kemenangan dan satu runner up. Kemenangan Vinales diraih di sirkuit Assen menjadi memicu keyakinannya untuk dapat menjadi lebih kuat lagi di paruh kedua musim ini yang bisa menjanjikan pertarungan yang sangat ketat antara rider Yamaha, Ducati dan Marquez dengan Hondanya.
Motorkomen - Rider Yamaha Monster Energy yaitu Maverick Vinales seperti kembali pada level awal musim 2017, di dalam beberapa balapan Motogp terakhir, ia mampu tampil konsisten dengan berhasil meraih satu kemenangan dan satu runner up. Kemenangan Vinales diraih di sirkuit Assen menjadi memicu keyakinannya untuk dapat menjadi lebih kuat lagi di paruh kedua musim ini yang bisa menjanjikan pertarungan yang sangat ketat antara rider Yamaha, Ducati dan Marquez dengan Hondanya.
Maverick Vinales menganalisis momennya dengan mengatakan alasan kembalinya performa bagusnya. “Jika saya memiliki data dari 24 pembalap, saya akan melihat semuanya, kita selalu dapat menguasai sesuatu darinya, bahkan jika itu adalah hanya tikungan “ ujar Vinales, dilansir Motorsport-total.com
Dari pernyataannya itu, Vinales bisa disimpulkan mengumpulakn banyak referensi data dan saling disatukan, sehingga dia menjadi yang terbaik di Yamaha dan kini posisinya di klasemen mengalahkan Rossi.
Vinales melanjutkan untuk menjawab mereka yang bertanya apakah dia memiliki akses untuk dapat melihat data dari Quartararo. “Saya mencoba untuk menjadi cerdas dan memanfaatkan semua keuntungan yang saya dapat. Saya pasti melihat Fabio dan juga Franco dan Valentino dan Saya mencoba untuk membuka kunci saya. Tidak ada yang sempurna, jadi jika saya menikung lebih buruk daripada yang lain. Karena saya tidak mengambil kesempatan untuk meningkatkan mungkin “.
Pada akhirnya, Maverick Vinales memiliki sebuah kesimpulan. “Bagi saya yang positif adalah bahwa tahun ini motor kami dan tim satelit hampir sama, mungkin ada beberapa perbedaan, sehingga kami dapat membandingkan data, tidak seperti yang terjadi di masa lalu”.
Intinya, pembalap asal Spanyol itu telah menemukan feeling yang baik dengan motor Yamaha M1 sendiri dan dibantu oleh Yamaha tentu lebih terstruktur daripada musim lalu di mana tim Tech3 memiliki motor yang lebih lama tidak seperti sekarang karena tim Yamaha Petronas (tim satelit Yamaha) seperti laboratorium berjalan. Mari kita tunggu aksi Vinales di paruh kedua MotoGP musim 2019.